Seingatku
sudah saatnya musim hujan datang,
Menyebarkan
cemas lewat rintiknya yang indah
Tapi
sepertinya tidak, matahari lebih banyak datang alih-alih sang hujan
Dan
sedikit aneh memang, karena mata ini juga tak juga mengeluarkan rintiknya
Padahal
ia sudah mendung berhari-hari
Oh!
Lihat! Bukankah itu sang awan hitam, sepertinya ia akan bertamu
Semoga
ia tak hanya lewat seperti yang sudah-sudah, aku merindukannya
Sangat,,
Dan
rintikpun bertamu, setelah penantian yang begitu panjang
Bunga-bunga
bersorak
Dalam
beberapa menit, ia berubah menjadi kucuran deras
Giliran
sang katak bernyanyi
Aku
hanya memandanginya dari balik jendela
Diam-diam
bersyukur karena ia meluruhkan apa yang ada di dalam sini sejak lama
Cinta.
Duka.
Tawa.
Tangis.
Akupun
beranjak keluar untuk bergabung bersama mereka
Syukur,
mata yang mendung sejak lamapun ikut mengeluarkan rintiknya
Meskipun
tak ada yang tahu
Tidak
sang bunga
Ataupun
sang katak
Karena
hujan ini hanya milikku
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Mau komen boleh, engga juga gapapa....