Menunggu.
Tahukah kau seburuk apa kegiatan yang disebut ‘menunggu’? Jawabannya
’sangat buruk’. Tapi aku
sering menungu, entah kenapa, jika ada yang memintaku menunggu, pasti akan kulakukan.
Sebenarnya aku sering merasa bodoh, aku benci menunggu, tapi aku sering
melakukannya. Bukan sengaja, tapi karena banyak sering kali membuatku menunggu.
Dan apa kau tahu? Itu bisa menjadi kebiasaan. Karena terlalu sering menunggu,
kau jadi berpikir menunggu itu sesuatu yang wajar. Tentu saja itu bukan masalah
jika yang membuatmu menunggu berkata, “maaf...” Tapi aku benci jika mereka
menganggapnya sesuatu yang lumrah.
Sepertinya
memang tingkat kepercayaanku pada orang lain sedikit terlalu tinggi, dan aku
kembali kecewa, beberapa hari ini ada orang-orang yang membuatku menunggu
begitu lama. Orang-orang yang sangat aku percaya. Menunggu tanpa kabar. Tak ada
kata maaf, ataupun penjelasan mengapa membuatku menunggu begitu lama.
Aku
tahu, sudah seharusnya aku belajar dari pengalaman, tapi mereka temanku, orang
seharusnya bisa kupercaya.
“Gw gak ngerti
kenapa... apa perasaan gw ini sama sekali gak ada artinya, emang sepele, gw gak
rugi, mereka juga gak rugi. Tapi yang namanya nunggu itu bukan sesuatu yang
bisa dilakukan berkali-kali dengan sengaja. Gw juga punya batas kesabaran. Bukankah
kalian juga gak suka dibuat menunggu? Terus kenapa bikin gw terus-terusan
nunggu?”
Aku
lelah. Aku tak ingin terus menunggu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Mau komen boleh, engga juga gapapa....