“Hanya jika ada yang berubah diantara kita.”
Melihat
betapa kuat kau berpegang pada tiang itu, perlahan-lahan keyakinanku pun
terkikis. Pelan, terbang seperti kapas yang tertiup angin.
Kau
pernah bertanya padaku, apakah aku pernah memikirkanmu sebagai masa depanku.
Aku hanya berkata, “entahlah”, bodoh, tentu saja pernah. Bukankah itu adalah
tujuan utama dalam suatu hubungan? Aku hanya tak ingin terbang terlalu tinggi.
Karena mimpi yang terlalu indah pada akhirnya hanya akan menjadi mimpi buruk.
Hanya
saja semua berbeda. Tentu saja. Setiap kali ada yang bertanya, aku hanya dapat tersenyum,
tetapi dalam hati diam-diam aku selalu berkata, “Hanya jika dia berubah.” SELALU.
Karena
kita memiliki tiang masing-masing. Dan tiang itu tak sama.
Dan
sayangnya tak sama...
13.10.24
Regards: Shiroko
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Mau komen boleh, engga juga gapapa....