Senin, 08 Oktober 2012

Life must be go on


Aku baru menyadari rasanya kehilangan teman benar-benar menyakitkan. Sebenarnya bukan kehilangan, seperti yang mereka katakan, “kami sudah menemukan tujuan kami.”

Dan aku belum.

Pacar, suami, teman-teman kampus, juga ‘Agadong’, adalah pengganti 7kurcaci, dan aku memakluminya. Semua memang harus berubah. Tidak hanya berdiri di satu tempat selamanya. Tapi tidak untukku. Bagiku, 7kurcaci adalah satu-satunya. Jika kalian membaca tulisan ini, jangan merasa bersalah, juga jangan merasa kasihan. Aku yang bodoh, tidak mau beranjak dari tempat ini.

Sudah lebih dari sepuluh tahun. Dan dari pada harus pergi, lebih baik  kalian dorong aku, supaya sekalian masuk jurang. Tidak ada yang meninggalkanku, tidak ada yang berakhir. Di sini. Hanya aku sendiri yang merasa ditinggalkan.

Aku menyayangi semua hal yang kumiliki jauh di atas diriku sendiri. Itulah mengapa aku sering merasa sakit. Aku memang bodoh, dan sudah sering kukatakan pada diriku. Tapi sulit sekali untuk sadar, orang lain tidak berpikir seperti yang kupikirkan. Jika aku tidak bisa mengganti kalian, maka belum tentu kalian tidak bisa mengganti diriku.

Jadi, dengan berat hati harus kukatakan lagi. Ternyata aku hanya sendirian di sini.

Hari sabtu lalu, perasaanku sungguh buruk, bertengkar dengan teman kerja yang jelas-jelas tidak merasa bersalah karena kesalahannya, tidak juga minta maaf. Jadwal nonton bareng yang gagal total. Lalu pulang kehujanan, dan ternyata saat sampai rumah, hujannya tidak cukup besar untuk membuatku lebih kebasahan. Saat itu aku merasa begitu buruk, begitu kesepian. Dan tak ada yang bertanya, ‘apakah aku baik-baik saja’.

Tapi disaat seperti itu, aku masih dapat tertawa, menertawakan kebodohanku, menertawakan diriku, yang kebasahan sendiri, yang marah-marah sendiri, yang menangis sendiri, yang merasa kesepian padahal selalu berujar memiliki teman. Kalian pasti tahu, aku bukan orang yang bisa bicara terus terang. Aku melakukan hal yang jelas-jelas aku mengerti akan membuatku sakit lagi.

Dan seperti yang kukatakan sebelunya, jika kalian membaca tulisan ini, jangan merasa bersalah, juga jangan merasa kasihan. Aku memang bodoh. Jadi tidak perlu merisaukan hidup orang bodoh ini. Aku menyayangi kalian dimanapun, apapun yang terjadi. Dalam hatiku, kalian tetap sama seperti sepuluh tahun yang lalu, dan sepuluh tahun lagi, dan sepuluh tahun lagi.  ^_________^


#Ikimono Gakari - Arigatou


2012.10.08
Senja hari.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Mau komen boleh, engga juga gapapa....