Aku
baru menyadari rasanya kehilangan teman benar-benar menyakitkan. Sebenarnya bukan
kehilangan, seperti yang mereka katakan, “kami sudah menemukan tujuan kami.”
Dan
aku belum.
Pacar,
suami, teman-teman kampus, juga ‘Agadong’, adalah pengganti 7kurcaci, dan aku
memakluminya. Semua memang harus berubah. Tidak hanya berdiri di satu tempat
selamanya. Tapi tidak untukku. Bagiku, 7kurcaci adalah satu-satunya. Jika kalian
membaca tulisan ini, jangan merasa bersalah, juga jangan merasa kasihan. Aku yang
bodoh, tidak mau beranjak dari tempat ini.
Sudah
lebih dari sepuluh tahun. Dan dari pada harus pergi, lebih baik kalian dorong aku, supaya sekalian masuk
jurang. Tidak ada yang meninggalkanku, tidak ada yang berakhir. Di sini. Hanya aku
sendiri yang merasa ditinggalkan.
Aku
menyayangi semua hal yang kumiliki jauh di atas diriku sendiri. Itulah mengapa
aku sering merasa sakit. Aku memang bodoh, dan sudah sering kukatakan pada
diriku. Tapi sulit sekali untuk sadar, orang lain tidak berpikir seperti yang
kupikirkan. Jika aku tidak bisa mengganti kalian, maka belum tentu kalian tidak
bisa mengganti diriku.
Jadi,
dengan berat hati harus kukatakan lagi. Ternyata aku hanya sendirian di sini.
Hari
sabtu lalu, perasaanku sungguh buruk, bertengkar dengan teman kerja yang
jelas-jelas tidak merasa bersalah karena kesalahannya, tidak juga minta maaf. Jadwal
nonton bareng yang gagal total. Lalu pulang kehujanan, dan ternyata saat sampai
rumah, hujannya tidak cukup besar untuk membuatku lebih kebasahan. Saat itu aku
merasa begitu buruk, begitu kesepian. Dan tak ada yang bertanya, ‘apakah aku
baik-baik saja’.
Tapi
disaat seperti itu, aku masih dapat tertawa, menertawakan kebodohanku,
menertawakan diriku, yang kebasahan sendiri, yang marah-marah sendiri, yang
menangis sendiri, yang merasa kesepian padahal selalu berujar memiliki teman. Kalian
pasti tahu, aku bukan orang yang bisa bicara terus terang. Aku melakukan hal
yang jelas-jelas aku mengerti akan membuatku sakit lagi.
Dan
seperti yang kukatakan sebelunya, jika kalian membaca tulisan ini, jangan
merasa bersalah, juga jangan merasa kasihan. Aku memang bodoh. Jadi tidak perlu
merisaukan hidup orang bodoh ini. Aku menyayangi kalian dimanapun, apapun yang
terjadi. Dalam hatiku, kalian tetap sama seperti sepuluh tahun yang lalu, dan
sepuluh tahun lagi, dan sepuluh tahun lagi.
^_________^
#Ikimono Gakari - Arigatou
2012.10.08
Senja hari.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Mau komen boleh, engga juga gapapa....