Beberapa
hari lagi managerku akan pindah. Dan tiba-tiba saja toko terasa lebih hidup.
Aku tahu itu salah, tidak seharusnya kita mensyukuri kepergian seseorang.
Maksudku, bagaimanapun juga, yang dia lakukan adalah untuk kebaikan bersama,
atau setidaknya begitulah yang kupikir. Aku jadi merasa bersalah padanya, yang
diam-diam merasa bahagia akan kepergiannya.
Karena
aku tak ingin seperti dia, yang kepindahannya disyukuri, yang ketiadaannya di
anggap sebagai berkah. Aku masih ingin bersama mereka. Kadang rasanya memang
muak, benar-benar ingin pergi dan tak kembali, bahkan menoleh. Tapi semakin
besar rasa itu, aku semakin ingin tinggal lebih lama ditempat itu. Karena masih
ada orang-orang yang membuatku tertawa. Orang-orang yang ku anggap ‘kakak’,
lebih dari kakak kandungku sendiri.
Di
sana, aku merasa tersiksa, merasa hampa, merasa benar-benar sendiri. Tapi juga
merasa bahagia, merasa begitu berwarna, dan memiliki banyak hal. Aku jatuh dan
tersungkur. Kemudian bangkit, melompat dan berlari.
Baik,,,
aku juga seorang manusia.
Kadang
aku begitu membencinya. Kadang menghormatinya. Aku mengerti tak ada yang
sempurna.
2012.10.03
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Mau komen boleh, engga juga gapapa....