Belum lama ini, kamu bikin nangis aku lagi dengan nanya, kenapa aku gak nyari cowo lagi? Kira-kira kenapa??? Saat aku denger kamu ngomong kaya gitu, rasanya sepertinya kamu mau buang aku dari hidup kamu, cuma kamu gak tega, makanya kamu harus nunggu sampai aku nemu seseorang yang baru.
JAHAT.
Mungkin kamu gak tau, yang bikin kita dekat bukan "Luffi", tapi karna kamu jadi "pundak" yang sempat menopang aku saat aku jatuh. Terutama karna saat itu juga aku kehilangan mereka. Rasanya gak ada yang bisa nemenin aku saat aku merasa 'sakit'. Tentu cuma untuk nemenin. Duduk tanpa melakukan apapun. Karna aku cuma butuh sebuah 'kehadiran'. Dan tiba-tiba ada kamu. Yang entah sejak kapan bikin aku penasaran, marah, kesel, lalu tersenyum.
Tiba-tiba kamu udah nemenin aku ke sebuah J-Fest, yang biasanya cuma mereka yang nemenin aku, tiba-tiba juga, kamu nemenin aku nonton film horror, di bioskop, yang biasanya paling gak mau aku tonton. Tiba-tiba ada kamu. Dan entah sejak kapan aku mulai menganggap kamu sebagai seseorang, padahal sebelumnya aku bahkan gak nganggap kamu sebagai teman. Hahaha maaf ya... ^^
Aku benci tempat itu! Benci! Benci! Benci! Benci! Benci! Benci! Sangat benci.Tapi karna ada kamu, dan beberapa orang lainnya, aku memilih untuk bertahan alih-alih harus pergi dari sana. Dan sekarang, tentu aja, kamu jadi alasan penting kenapa aku memilih bertahan, sampai sekarang.
Aku selalu mikir aku gak pantas buat kamu, kamu terlalu baik, jelek. Terlalu sabar untuk orang seperti aku, yang lebih sering marah lebih dulu ketimbang mikirin kamu. Tapi aku juga gak mau kamu pergi. I still need you, and now i need you much more than before XD
Jangan pergi terlalu cepat ya, walaupun sebenarnya aku mau kamu di samping aku selamanya, my dearest Jelek ♥♥♥
2013.12.16
R
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Mau komen boleh, engga juga gapapa....