Karena
terbiasa tidak diperdulikan, gw jadi terbiasa gak perduli sama orang lain,
“karena hanya aku yang perduli pada diriku sendiri”. Jadi gw cuma perduli sama
orang-orang yang perduli sama gw, dan gak perduli dengan yang lain, acuh atau
tidak, benci atau tidak. Gw gak hidup untuk mereka, hidup mereka pun bukan
untuk gw.
Because some
peoples live with their pain, some even for years of their life. Not proud of
course, it’s ridiculous acctualy, “how
can, you can’t forget something that even peoples think it’s never exist?”
Jadi, untuk
orang-orang yang perduli sama, gw, terima kasih, terima kasih sudah membuat
saya berpikir, saya memang ada di dunia ini ^^
^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^
^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^
Maaf karena
saat itu aku tak membalas genggaman tanganmu, did you know how exiting my self that night?
God, i know
someday, you will separate us, so in this time, let me enjoy my time with him,
before i cry, let me laugh for him and smile caused him... THANK YOU.
2013.07.23
Regards : Shiroko
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Mau komen boleh, engga juga gapapa....