Minggu, 02 Desember 2012

GOODBYE... GOODBYE...


Sepertinya aku sudah bisa menerima semuanya. Baik, mungkin tidak semuanya, tapi perlahan-lahan rasa ketergantungan ini menghilang. Kami memang tidak bersama lagi, dunia tempat kami tinggal memang sudah berbeda. Aku mulai memahaminya perlahan. Tidak apa-apa. Bukankah sejak awal aku memang sering sendiri, jadi kenapa sekarang hal itu harus jadi masalah? Ada sedikit perbedaan memang, sedikit lebih ‘flat’ dibanding biasanya, berita-berita penting, yang bahagia ataupun tidak, tak lagi keberitahukan terlebih dulu kepada mereka. Mereka tak lagi menjadi yang paling utama sekarang.

Seperti inikah kehidupan orang dewasa?

Sakit sekali di awal, penuh letupan, tak stabil, kemudian mulai tenang dipertengahan, dan terasa sedikit datar di akhir. Aku melaluinya dengan penuh luka, air mata, tawa getir, dan hembusan nafas panjang pada akhirnya. Semua memang harus seperti ini...

Jika nantinya kami benar-benar terpisah, tak pernah bertemu, atau bahkan saling melupakan, aku tak keberatan. Bukankah kehidupan memang seperti itu. Beberapa orang menyapaku seolah kami baru bertemu beberapa kali *padahal kami sudah menjadi teman selama lebih dari sepuluh tahun* kami merasa canggung satu sama lain. Hingga akhirnya kami hanya saling melalui. Ironis.

Tapi aku tak akan melupakan kalian, aku bahkan masih ingat janji yang kubuat saat aku masih di sekolah dasar dulu. Janji untuk tak saling melupakan.

Sudah lebih dari 17 tahun, dan tak bisa lebih lama lagi. Aku mengerti.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Mau komen boleh, engga juga gapapa....