08 Oktober 2009
Kenapa aku yang hidup?
Kenapa dia harus mati?
Bukankah akan lebih baik kau saja yg ada di sini, Kak?
Aku lelah berada di sini. Kak, bisakah aku menyusul mu?
Aku ingin melihat wajah mu yg tak pernah terekam di benak ku, adik mu.
Kadang aku ingin mati, menyudahinya.
Tapi aku tak punya keberanian yg cukup untuk melalukannya.
Dan untuk menahan sakit saat ajal mengetuk pintu kehidupan ku.
Lagi pula, itu tindakan pengecutkan?
Melarikan diri dari kehidupan yg sangat tak masuk akal ini, kehidupan yg nampaknya kian menggencet ruang bernafas ku dari waktu ke waktu.
Tapi aneh, meskipun aku ingin mati, aku juga tak ingin berhenti bertahan hidup. Aku ingin terus tersenyum.
Entah untuk apa.....
Kak, bagaimana di sana?
Apa kau bahagia?
Apa kau akan lebih bahagia jika kau berada di sini?
Bersama adik, ayah, ibu, dan kakak mu?
Kak, aku sungguh ingin bertemu dengan mu, walau hanya dalam mimpi.
Meskipun itu tak nyata.....
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Mau komen boleh, engga juga gapapa....